Tampilkan postingan dengan label LifeStyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LifeStyle. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Januari 2011

Resolusi 2011 untuk Hubungan Anda & Dia


BAYANGKAN, jika 2011 merupakan tahun terbaik bagi kehidupan cinta Anda dan kekasih, tentunya dengan kebaikan yang terjadi tahun ini, memungkinkan akan adanya hubungan yang lebih serius di antara Anda berdua. Untuk itu, ikuti beberapa panduang berikut agar hubungan Anda semakin kuat, seperti dilansir Cosmopolitan.

Menganalisa secara berlebihan

Hentikan beberapa kebiasaan seperti mengirim pesan singkat 12 kali per jam, dan mengharapkan balasannya tiap menit, atau meneleponnya setiap dua jam sekali yang biasa Anda lakukan tahun lalu. Saatnya fokus pada hal yang jauh lebih penting seperti... shopping!

Putus hubungan dari pria 'beracun'

Anda yakin ingin tetap berhubungan dengan pria yang terlalu posesif dan cemburu, atau pria bad boy yang jelas-jelas menggoda wanita lain di depan Anda, dan tetap berhubungan dengan pria penggangguran yang justru menghamburkan uang Anda untuk gaya hidup hura-huranya? Pikirkan lagi, ladies.

Tentukan kehidupan seks yang lebih baik di 2011

Pastikan untuk terbuka terhadap apa yang Anda dan pasangan sukai dan tidak sukai dari aktivitas seks selama ini.

Bertengkar secara logika

Jika dia mulai membuka percakapan buruk seperti 'kamu wanita bermasalah' atau 'berhentilah bertingkah berlebihan', katakan kepadanya bahwa Anda tidak berminat pada pria yang tidak peka. Dia akan lebih menghargai Anda karena telah mengungkapkan pendapat Anda sendiri, terutama setelah memutuskan untuk seranjang setelah konflik ini.

Senin, 22 November 2010

5 Hal yang Wanita Inginkan dari Seorang Pria


Sebagai pria, Anda tidak begitu saja dibekali pengetahuan yang cukup untuk memahami apa yang sebenarnya wanita inginkan, ketika terikat dalam sebuah jalinan asmara.

Namun, bukan berarti Anda tak bisa belajar memahaminya, bukan? Ulasan dari Askmen berikut mampu menjawab apa saja yang wanita inginkan dari seorang pria.

Wanita ingin bicara

Fakta yang sudah sangat diketahui bahwa wanita suka bicara, bahkan banyak bicara. Penelitian bahkan menegaskan bagaimana wanita mampu menggunakan 20 ribu kata sehari dibandingkan pria yang hanya 7.000 kata sehari.

Hingga kini, Anda salah kaprah bahwa dengan kemampuannya tersebut, wanita ingin bergulat dengan Anda dalam percakapan panjang. Padahal kebenarannya adalah wanita ingin Anda mendengarkan apa yang dikatakannya.

Wanita ingin mendengar perasaan pria

Kebanyakan wanita mengatakan, mereka mendambakan pria yang terbuka dengan perasaaannya. Wanita menyambut tren pria metroseksual, yang tak hanya bisa memoleskan wajahnya dengan pelembap, tapi juga mampu merasakan perasaan sensitif wanita. Tapi, jangan membuka perasaan Anda hanya untuk kepentingan ini, dan bukan gaya Anda sebenarnya.

Saat wanita merengek ingin pria yang bisa mengekspresikan perasaannya, sesungguhnya mereka ingin seorang pria yang mampu mengungkapkan pemikiran dan opininya. Hal itu membuat wanita merasa lebih dekat dengan dunia Anda. Bukan berarti, dia berharap Anda bisa menulis kata-kata puitis atau menangis di hadapannya.

Wanita ingin menjadi pusat hidup Anda

Anda mungkin tidak heran dengan sikap wanita yang baru saja dikenal, seolah ingin mengatur hidup Anda dan tak ingin jauh sedetik pun. Sejujurnya, wanita percaya diri tak akan mau menjadi pusat hidup Anda. Mereka lebih tertarik pada pria yang punya kehidupan lengkap: teman, hobi, gairah, dan minat.

Kalau Anda memusatkan hidup di sekitarnya, lama-kelamaan Anda tak akan punya kehidupan sendiri. Jadikan dia bintang dalam cerita hidup Anda, tapi jangan jadikan dia satu-satunya karakter bintang. Dia pun akan bosan terus berada di bawah sorotan “lampu kamera”.

Wanita ingin Anda menyingkirkan teman wanita Anda

Bisa jadi wanita senang melakukan hal tersebut karena khawatir Anda tak bisa menyeimbangkan kehidupan bersama teman-teman dan bersamanya. Namun, banyak juga yang bersikap sebaliknya.

Dia ingin tahu bagaimana Anda memperlakukan wanita. Kalau teman-temannya menyukai Anda, maka Anda akan dinilainya pria yang mampu menghargai wanita.

Wanita ingin diperlakukan setara

Wanita berteriak dirinya mandiri, tapi saat Anda membiarkannya memperbaiki saluran pembuangan kamar mandi, atau membeli bunga untuk dirinya sendiri, maka Anda dalam kesulitan. Hanya karena dia mampu merawat diri, tidak berarti Anda tak lagi bersikap gentleman.

Apa yang diinginkan wanita adalah perlakuan setara dan Anda memahami, bahwa dia pun bisa melakukan beberapa hal sendiri, tidak perlu bantuan Anda. Mereka ingin diperhatikan dan diperlakukan dengan sopan, karena itu membuatnya merasa istimewa.

Rabu, 13 Oktober 2010

Makin Tua Makin Jarang Tertawa


Tertawa adalah ungkapan kebahagiaan. Selain bisa membuat kita lebih rileks, tertawa juga diyakini punya kekuatan menyembuhkan. Tapi, tahukah Anda bahwa makin bertambahnya usia, kita makin jarang tertawa?

"Setiap periode usia memiliki skala tertawa sendiri. Kelompok usia yang paling jarang tertawa adalah pada usia 50-an," kata Dr Lesley Harbidge, peneliti dari Universitas Glamorgan, Inggris.

Dalam penelitian yang dilakukan Harbidge, anak usia di bawah lima tahun (balita) dan anak-anak pada umumnya tertawa 300 kali dalam sehari karena hidup bagi mereka sangatlah menyenangkan. Sementara itu, kelompok remaja rata-rata tertawa 6 kali dalam sehari. Hal yang bisa memicu mereka tertawa adalah kesialan orang lain.

Pada usia dewasa, jumlah tertawa kita makin sedikit lagi, yakni tinggal 4 kali dalam sehari. Namun, pada usia 30-an jumlahnya akan meningkat menjadi 5 kali sehari dan terus bertambah ketika memiliki anak.

Ketika kita memasuki usia 50-an, para peneliti dari Inggris menemukan, paling banyak mereka tertawa 3 kali dalam sehari dan jumlahnya menyusut menjadi 2,5 kali pada usia 60 tahun. Mereka juga jarang menceritakan lelucon.

Padahal, tertawa adalah obat stres yang paling manjur. "Saat tertawa tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin. Hari-hari yang dilengkapi dengan tawa akan membuat kita jarang terkena stres," kata Harbidge.

Para ahli juga menemukan, sifat suka marah dan mengeluh yang dialami orang tua, atau disebut Sindrom Victor Meldrew ini lebih sering dialami pria dibanding perempuan.

Rabu, 30 Juni 2010

potret remaja masa kini

Apa sih masalah remaja masa kini?

Cinta?

Teman?

Sekolah / kuliah ?

Yah, yang di atas semua benar kok. Karena saya sedang mengalami salah satunya juga. Hehehe. Saya bukan orang dengan latar belakang psikologi. Jadi gag mungkin saya bisa ngomong panjang lebar tentang masalah remaja. Hanya saja, tadi sewaktu saya muncul dengan muka ditekuk berlipat-lipat di depan teman-teman seperjuangan saya, ada yang langsung menyeletuk, “Kena masalah remaja neh. . .”

Masalah-masalah seperti ini, yang kadang dianggap remeh oleh banyak orang, bisa saja menjadi penting bagi sebagian orang yang lain. Contohnya saja di Jepang. Jepang termasuk negara yang memiliki tingkat bunuh diri yang cukup lumayan *sok tau mode ON*. Dan kebanyakan adalah karena mereka memiliki masalah dengan teman seperti digencet atau istilah kerennya bullying, atau memiliki masalah dengan pelajaran karena tingginya tingkat persaingan disana. Bahkan di Solo kota saya tercinta pun, pernah ada orang yang berniat bunuh diri karena ditolak cintanya. Bah, gila benar.

Jadi akankah hal-hal seperti ini dibiarkan? Para orang tua yang anaknya masih remaja, perhatikan mereka ya. . . Karena mereka yang kelihatannya tak punya masalah mungkin saja memendam sesuatu. Tidak harus dengan menginterogasi kami yang masih imut-imut ini *hueek :D * tapi dengan mendampingi dan selalu ada saat dibutuhkan. Begitu juga kalo saodara-saodara punya teman. Perhatikan mereka. Karena tak semua orang bercerita dengan cablaknya permasalahan mereka. Setertutup apapun, sebenarnya tak ada orang yang suka sendirian kan. Selalu ucapkan you’ll never walk alone *bukan jargon klub sepakbola hlo* pada orang-orang yang kita sayangi. Karena kita tak kan pernah tahu apa yang akan terjadi

Minggu, 30 Mei 2010

Memaafkan VS Meminta Maaf - Hmm… Susahan Mana Ya…!!!

Berat mana sih antara meminta maaf sama memaafkan ? Kalau ditanya mengenai hal itu kebanyakan akan menjawab tergantung bagaimana kesalahannya. Selagi itu masih dalam tahap yang wajar, kesalahan–kesalahan kecil masih bisa dimaafkan.



Memaafkan atau meminta maaf jelas sama sulitnya tapi kalau dinilai dari segi lain bisa di katakan meminta maaf lebih gampang dilakukan karena yang dihadapi hanya gengsi semata. Kalau memaafkan jelas lebih sulit karena memaafkan pertimbangannya adalah gengsi dan perasaan.


Kendatipun demikian, masalah tidak selesai begitu saja sekalipun seseorang sudah berani untuk meminta maaf dan memaafkan kesalahan orang lain. Ibarat sebuah paku yang menempel pada papan kayu sekalipun paku tersebut di cabut pasti akan menyisakan lubang.


Begitu juga dengan kesalahan yang dibuat sekalipun sudah saling memaafkan, terkadang masih menyisakan lubang-lubang bekas kesalahan itu di hati. Betul kan.


Jadi, sekarang semua terserah pada diri masing–masing Sahabat Global. Jangan hanya karena gengsi harus menunda–nunda masalah yang seharusnya bisa selesai secepat mungkin. Satu hal yang harus Sahabat Global ingat-ingat adalah, orang yang berbuat salah pada kita, suatu saat pasti kita akan membutuhkan dirinya juga. Lantas, gimana Sahabat Global memKamung masalah ini ya. Yuk kita lihat pKamungan mereka.


Melihat Masalahnya
Tergantung masalahnya gimana, kalau sekadar masalah sepele sih masih mudah minta maaf, tapi kalau masalahnya besar agak susah juga sih mau minta maaf secara langsung. Sama kalau memaafkan lihat masalahnya juga selagi masih bisa dimaafkan pasti kumaafkan.
Eki



Butuh Waktu
Kalau aku termasuk agak berat juga ya dalam memaafkan kesalahan orang lain, tapi umumnya kalau aku pun bikin salah atau orang lain yang buat kesalahan semuanya tetap tergantung bagaimana kesalahannya, dan semuanya itu butuh waktu.
Fadil



Tergantung Salahnya
Kalau aku sih tergantung dengan kesalahan yang dia buat. Biasanya kalau kesalahannya besar aku butuh beberapa hari baru bisa minta maaf tapi kalau masalahnya kecil aku langsung minta maaf.
Iga Dewi Mawarni



Mudah Minta Maaf
Aku termasuk tipe orang yang mudah minta maaf, tapi agak susah juga kalau kesalahan yang dibuat terlalu fatal. Memang buat kesalahan itu gampang tapi minta maafnya itu yang susah sama seperti memaafkan orang lain lihat kesalahannya juga.
Siti Emilia Putri

Stanley - Belajar Bahasa Inggris karena Ingin Keliling Dunia

Siapa yang tidak bangga, terlebih jika prestasi yang diraihnya bisa menjadi modal berguna di masa mendatang. Itulah yang akan dicapai oleh Stanley. Ya, siswa SMA Budi Utomo ini adalah satu di antara beberapa siswa yang meraih berbagai prestasi di bidang akademik.


Di antaranya, yang paling terbaru adalah ia masuk menjadi nominasi dalam ajang ujian tertulis bahasa Inggris di Vision. Kemudian juga masuk 100 besar lomba pidato bahasa Inggris se-Kotamadya Medan. Putra dari pasangan Tjoa Li Kim dan Nio Tjin Kiat ini mengaku, ketertarikannya untuk lebih mendalami Bahasa Inggris, ketika ia masih duduk di bangku SMP kelas 2. “Dari kelas 3 SD sih sudah mulai belajar tetapi sadarnya untuk mendalami waktu SMP,” ujar cowok kelahiran Medan 1 Juni 1993 silam ini.


Barulah saat duduk di SMA kelas 2, Stanley yang punya cita-cita mejadi dokter ini memberanikan diri untuk mengikuti berbagai perlombaan bahasa Inggris. “Awalnya sih gugup, karena baru pertama dan syukurnya dari 300 peserta saya masuk ke 100 besar,” tutur cowok yang hobi baca dan main basket ini.


Semangat dan motivasinya makin besar, ini tak lain karena adanya dukungan penuh dari dari kedua orangtuanya. Sejak ia mulai belajar bahasa Inggris, kedua orangtuanya selalu berharap ia bisa meraih berbagai prestasi. “Nah dengan prestasi yang aku raih orangtua bangga sekarang,” katanya sambil tersenyum.


Sebenarnya, lanjut Stanley menceritakan, faktor utama dirinya mempelajari Bahasa Inggris karena ia mempunyai impian untuk bisa berkeliling dunia. “Sempat terpikir kalau mau keliling dunia tidak bisa bahasa Inggris apa gunanya kalau tidak bisa berkomunikasi,” serunya menjelaskan.


Meski masih duduk di bangku sekolah, Stanley ternyata juga mengajar kursus di Succes. Hebat kan. Dengan belajar bahasa Inggris, ia ingin mewujudkan impian yang dimilikinya. Apalagi kalau bukan ingin berkeliling dunia.


Saat ditanya seputar harapan ke depannya, Stanley mengungkapkan, ke depannya apa yang ia cita–citakan bisa terwujud dan harapannya juga untuk bisa belajar di luar negeri bisa terealisasi. “Saya pingin sekali belajar di luar negeri dan balik lagi ke Medan,” pungkas cowok penggemar Novel Twilight ini.

Arti Sahabat

Pagi ini terasa sangat berat untuk dilalui. Banyak pekerjaan rumah yang belum selesai kukerjakan. “Yah… namanya juga anak sekolah Re”. Itulah yang sering aku dengerin dari Mas Fahmi tetanggaku yang hanya menyelesaikan sekolah dasar saja. Entah kenapa dia begitu, akupun tak pernah ingin menanyakannya.



Oke, kembali dari awal, pekerjaan rumah ini tak pernah kunjung terselesaikan. Mungkin karena otakku yang tidak sanggup menampung apa yang diajarkan guru. Tapi aku tak bodoh-bodoh amat. Itulah yang sering dikatakan sahabat-sahabatku. Mereka Fera, Sanni, Mita, dan Rosi. Kami satu kelas dari SMP hingga sekarang. Hebat bukan…


Dan pagi itu lonceng sekolahku pun akhirnya berbunyi, setelah lama ku tunggu-tunggu.


“Besok kita ada PR sejarah lo, Re…?“ kata Mita antusias.


“Jadi??” jawabku tak mengerti.


“Lo kamu kok gak mengerti sih. Kamu nggak ngerjain emangnya??” tanya Fera.


“Gimana ya,, sepertinya aku gak bisa. Soalnya banyak banget tugas dari Ketos (Ketua OSIS) yang belum aku selesaikan. Aku minta tolong dong ama kalian buatin tugas sejarahku. Tapi kalau aku bisa mengerjakannya ntar aku kerjain sendiri kok. Yah… yah... Tolong dong…”


“Ya deh, yang sekretaris OSIS. Sibuk ni ceritanya.Tapi ntar kita usahain ya...,” jawab sahabatku bersamaan.


“Makasih yah...”


***


Malamnya, aku sibuk mengerjakan tugas dari Ketos yang tidak tahu diri itu dengan tenang. Sampai akhirnya. Munculah SMS dari Sanni.


“Re, Sorry banget tugas kamu nggak sempat kita buatin. Sorry ya Re.”


Sialll…Kata kata itulah yang pertama kali muncul di otakku. Gimana ini.Biarpun panik aku tetap membalas SMS dari Sanni.


“Yahh. Ya udah deh. Tapi kalau kalian sempat tolong buatin dong.Punya kamu udah siap belum San??


Tenot tenot... akhirnya sms ku dibalas kilat


Punya kami semua udah Re. Kami dibuatin sama Rosi.


Dan Akhirnya aku jatuh lemas dan hampir menangis. Kenapa mereka menyelesaikan tugas itu tanpa punyaku? Kenapa mereka nggak mau bantuin aku. Kenapa??? Seribu pertanyaan menghampiri otakku..


Aku salah apa? Biasanya mereka juga sering minta bantuanku.. hiks… hiks… aku salah apa?


Namun tangisku tak jadi pecah sejak kedatangan Ketos tidak bertanggung jawab itu ke rumahku.


“Kamu kenapa Re…?” tanyanya


“ Ngapain kamu kesini?Mau ngasih tugas lagi?,” kataku geram


“Maksud kamu apa sih. Aku gak ngerti,” katanya heran.


“Udahlah… jangan pura pura bego. Aku udah capek tahu. Cepat kasih tugasnya! Kalau perlu sampai segunung…!!!” bentakku.


“Aku tidak mengerti maksud kamu. Tapi yang jelas aku mau bilang kalau tugasnya digantiin sama Anti aja. Kayaknya kamu lagi sibuk banget,” kata Rudi


Hiks… hiks... akhirnya tangisku pecah.. di depan Rudi.


“Kamu kenapa sih?? Ngomong dong aku salah apa??”


“Kamu gak salah.Tapi… teman temanku…” Akhirnya kuceritakan semua yang terjadi malam ini.


Lalu, Rudi langsung keluar dan pergi dengan sangat cepat.. Aku rasa dia pulang ke rumahnya. Dan tak peduli denganku. Namun, Rudi datang lagi dan dia membawa tugas yang disuruh oleh Bu Sinta guru sejarah kami. Dan dia langsung mengatakan, “Kalau tugas ini udah aku selesaikan lama..Saat ibu itu bilang Rabu depan dikumpul aku udah mengerjakan 2 tugas, sekaligus punya Yopi. Tapi besok Yopi nggak datang. Dia sedang ada urusan dari hari ini sampai besok, jadi tugas ini buat kamu aja. Kamu udah banyak banget nolongin aku. Sekarang giliran aku yang nolongin kamu. Jangan nangis lagi yah.


“Thanks ya Di…“ Hanya kata kata itu yang keluar dari mulutku. Aku terkejut melihatnya aku nggak menyangka kalau Rudi itu baik.


***


Aku pun bercerita tentang masalah yang menimpa aku dan sahabat-sahabatku padanya. Dan dia mengatakan, Sinta dan yang lainnya yang memberi tahu bahwa aku punya banyak tugas yang diberikan olehnya. Dan ternyata mereka sedang ada di rumah Rudi untuk mengerjakan tugas itu. Aku gak mengerti apa yang mereka tujukan. Tapi, Aku tahu itu pasti maksud yang baik buatku. Aku terlalu buruk sangka kepada semua orang. Itulah sifat buruk yang harus aku hilangkan.


Yang lebih mengherankan lagi.


“Re, aku udah lama banget mau bilang, kalau sebenarnya aku itu sayang banget sama kamu. Aku memberi kamu tugas supaya kamu selalu nungguin aku pulang dan ketemu terus sama aku.Tapi terserah kamu mau jawab kapan pun.Aku bakalan terus menunggu kamu Re,” kata Rudi.


Kali ini aku nggak bisa ngomong.. biarkan saja Rudi menunggu aku sampai aku tahu jawabannya...


Awas yah Kaliiaaaaaaaaannnnnnnn….. teriakku dalam hati.

Jejaring Sosial - Jangan Tutup Facebook

Facebook. Tentunya sudah tak asing lagi bagi Sahabat Global. Situs jejaring sosial ini bisa membuat orang yang memakainya kecanduan. Bahkan bagi sebagian diantaranya rela berjam-jam nongkrong di depan kmputer hanya untuk bermain facebook-an. Fenomena situs jejaring sosial ini sangat luarbiasa. Tua-muda memiliki akun sendiri.



Sayangnya, beberapa orang diantara kita kadang ada yang iseng. Memanfaatkan facebook untuk kegiatan yang negatif. Baru-baru ini pemerintah sempat mengancam akan menutup akun facebook di Indonesia. Seperti yang juga dilakukan di beberapa negara yang ada di Timur Tengah. Penyebabnya adalah gara-gara perbuatan segelintir orang yang menyinggung agama tertentu.


Yup, situs jejaring sosial buatan seorang mahasiswa Harvard University, Mark Zuckerberg ini punya peran besar dalam mengakomodir massa. Hampir setiap hari ada saja grup baru yang dibuat oleh penggunanya. Apalagi sekarang ini media untuk mengakses internet juga cukup mudah. Tak harus nungguin di depan komputer. Dengan ponsel pun situs ini sudah bisa di akses.


Banyak Manfaat


Sebenarnya sih, kalau Sahabat Global tahu cara memakainya, keberadaan Facebook cukup membantu kita lho. Banyak hal positif yang dapat kita dapatkan dari sini.


Sebagai tempat curhat, diskusi, mencari teman lama yang sudah tak ketemu beberapa puluh tahun, bahkan ada juga yang memakainya untuk mencari jodoh.


Manfaat positif di atas bisa dicapai kalau kita memanfaatkannya untuk hal yang positif. Ada positif, tentu juga ada dampak negatif. Nah, khusus dampak yang ini yang harus Sahabat Global hindari. Waspada dan selalu hati-hati. Jangan mudah percaya dengan ajakan-ajakan di facebook.


Pasalnya, karena dampak positif inilah yang membuat pemerintah berencana mengkaji untuk menutup facebook di Indonesia. So, gimana nih tanggapan Sahabat Global tentang rencana ini ya. Hayo, setuju atau nggak?