Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Oktober 2010

25 Film Indonesia Unjuk Gigi di Festival Film Eropa 2010


Apresiasi penonton yang meningkat membuat Festival Film Eropa 2010 kembali digelar. Sebanyak 25 film karya sutradara muda Indonesia siap meramaikan FFE 2010.

Ini adalah edisi ke-empat Festival Film Eropa atau lebih dikenal dengan nama Europe On Screen (EOS) sejak diadakan tahun 2003. Kali ini tema yang diambil adalah 'Europe in Motion'. FFE 2010 bakal diadakan di tujuh kota besar di Indonesia.

Tema 'Europe in Motion' akan memberikan gambaran tentang perubahan yang terjadi di negara-negara Eropa. Lewat gelaran itu diharapkan menjadi promosi dan mendukung pertukaran budaya antara Eropa dan Indonesia.

"Semoga film festival ini bisa diserap, membuka pikiran dan pandangan masyarakat Indonesia terhadap perkembangan di Eropa," ujar Arnoud Lion, wakil kedutaan Belgia, saat ditemui di hotel Le Meredien, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Terlepas dari masalah sensor, EOS akan memberlakukan klarifikasi terhadap calon penontonnya. Penyensoran film khusus untuk dewasa tidak akan dilakukan. Untuk mengatasi itu pun, panitia akan mengklarifikasi penonton berdasarkan umur.

"Untuk film-film orang dewasa kita tidak akan melakukan penyensoran namun kita akan mengklasifikasi berdasarkan umur dari 18 tahun keatas dan kita akan mengontrol secara ketat penontonnya," ujar Veronica kusumaryati, selaku programer festival.

Kota besar yang nantinya akan menjadi tempat singgah penyelenggaraan festival tersebut di antaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banda Aceh dan semarang.

Untuk di wilayah Jakarta akan diselenggarakan pada 5 - 12 November 2010 di Pusat kebudayaan Itali, Pusat Kebudayaan Prancis - CCF, Pusat Kebudayaan Jerman-GoetheHaus, Pusat Kebudayaan Belanda-Erasmus Huis dan Kineforum.

Rabu, 13 Oktober 2010

Lagi, Terjadi Kecelakaan Dalam Penggarapan 'Transformers 3'

Washington D.C - Baru-baru ini terjadi kecelakaan lagi dalam penggarapan film ketiga 'Transformers'. Kali ini, personel kepolisian Washington D.C yang menjadi korbannya.

Seperti dilansir Toronto Sun, Selasa (12/8/2010), kecelakaan tersebut terjadi saat Michael Bay melakukan syuting di Washington D.C, Amerika Serikat pada Senin (11/10/2010). Pemeran pengganti yang mengendarai Chevy Camaro berwarna kuning alias BumbleBee menabrak mobil polisi yang melintas di lokasi syuting.

Juru bicara kepolisian setempat mengungkapkan, mobil polisi tersebut masuk ke lokasi syuting untuk memastikan keamanan syuting. Sebelumnya, mereka sempat mendapat peringatan tentang kemungkinan ancaman bom.

Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Dua pengendara hanya mengalami cedera ringan dan sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun, BumbleBee mengalami kerusakan yang cukup parah.

"Saat ini kami sedang menyelidiki kecelakaan dan syuting film ini harus ditunda sampai prosedur keselamatan ditinjau ulang," ujar juru bicara kepolisian Washington D.C.

Ini merupakan kecelakaan yang kedua dalam penggarapan 'Transformers'. Sebelumnya, Gabriela Cedillo, salah satu figuran harus menjalani operasi otak setelah benda berukuran besar menimpa kaca mobil yang dikemudikan pada 1 September lalu.

Sabtu, 28 Agustus 2010

Film Sylvester Stallone di Puncak Box Office


Film ‘The Expendables’ masih terus menancapkan pamornya di box office. Selama dua minggu ini, film ‘The Expendables’ itu masih menduduki posisi pertama di box office.

Film yang dibintangi Sylvester Stallone dan Jet Li itu mengumpulan keuntungan sebesar US$ 16,5 dari penjualan tiket. Total pendapatan film yang baru dirilis pada 13 Agustus itu menghasilkan pendapatan sebesar US$ 64,9 juta. Demikian seperti dikutip dari MTV. Com, Senin 23 Agustus 2010.

Film bergenre action ini bersaing dengan film komedi berjudul ‘Vampire Suck’. Film ini merupakan pendatang baru di box office. ‘Vampire Suck’ mendapatkan keuntungan sebesar US$12,2 juta. Total pendapatan yang diraih film ini sejak dirilis Rabu lalu sebesar US$18,6 juta.

Film ‘Eat Pray Love’ harus turun peringkat dari posisi kedua menjadi ketiga. Film yang dibintangi Julia Roberts ini berhasil meraih keuntungan sebesar US$ 12 juta.

Sedangkan di posisi ke empat bertengger film ‘Lottery Ticket’. Film ini memperoleh keuntungan sebesar US$ 11,1 juta. Sementara itu film ‘The Other Guys’ dengan angka sebesar US$ 10, 1 juta.

Minggu, 18 Juli 2010

"Sex and The City 2", Ujian Cinta & Persahabatan di Abu Dhabi


FUN, fashion, and friendship, itulah tiga kata ajaib yang mengikat empat wanita modern berbeda latar belakang dan karakter dalam “Sex and The City”. Dalam sekuel kedua, persahabatan keempatnya semakin kuat dan masing-masing mengintrospeksi kehidupan cintanya.

Cerita khas tentang persahabatan, cinta, dan hubungan sosial menjadi daya tarik film “Sex and The City 2”, seperti yang juga ditampilkan di film seri pertama. Sebagai ikon film, kisah rumah tangga Carrie Bradshaw (Sarah Jessica Parker) dengan seorang ahli keuangan bernama Big (Chris Noth) kerap ditonjolkan. Tapi tidak hanya cinta, perjalanan karier dan persahabatan Carrie pun dikemas apik. Ketiga sahabat yang senantiasa menghidupkan hari-hari Carrie, adalah Samantha Jones (Kim Cattrall) yang bekerja sebagai Public Relation, Miranda Hobbes (Cynthia Nixon) seorang pengacara, dan Charlotte York (Kristin Davis) seorang kurator.

Scene-scene awal film bergenre komedi romantis ini menyoroti satu per satu kehidupan Carrie, Miranda, Charlotte, dan Samantha. Charlotte yang sedikit keletihan mengurus dua anak, Miranda yang gamang dengan pekerjaannya, Carrie yang semakin memaknai perjalanan rumah tangganya, dan Samantha yang masih asyik dengan karier dan lika-liku kehidupan seksnya. Hari demi hari berlalu, keempatnya menjalani rutinitas yang rasanya kian membosankan.

Bagai oase yang menyembuhkan dahaga, Charlotte, Carrie, dan Miranda segera mengiyakan ajakan Samantha ke Abu Dhabi. Awalnya, Samantha mendapat tawaran ke Abu Dhabi saat menghadiri premiere film mantan pacarnya yang kini telah menjadi aktor, Smith Jerrod (Jason Lewis). Di acara tersebut, Samantha bertemu sang produser yang ternyata pengusaha kaya raya asal Timur Tengah, Sheikh Khalid (Art Malik). Ia diminta Khalid untuk mempromosikan kerajaan bisnisnya di Amerika Serikat.

Tak ingin menikmati perjalanan sendirian, maka berangkatlah empat serangkai sahabat ini ke Abu Dhabi. Di hotel mewah milik Khalid, Samantha dkk mendapatkan pelayanan superpremium (suite), seperti kamar dengan interior dan fasilitas kelas atas, pelayan pribadi, hingga mobil Maybach dengan sopir pribadi untuk masing-masing.

Traveling berjarak sekira 10.000Km dari the Big Apple ini menyajikan banyak kisah menyenangkan bagi keempatnya. Seperti satu adegan saat mereka menikmati makan siang di tengah gurun pasir dengan pelayananan lux yang selalu siap sedia.

Film terasa berwarna dengan culture shock keempatnya yang selama ini dikelilingi kebiasaan dan budaya New York. Meski Miranda membekali diri cukup dengan bahasa dan tradisi komunitas Muslim Timur Tengah, toh masalah geger budaya tetap saja ditemui. Misal, saat Samantha dilaporkan sepasang suami-istri karena dianggap telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan di muka umum. Padahal, ia mengaku hanya berciuman dengan Aidan, pria seksi yang menemuinya di bar, dan tidak bercinta di pantai seperti yang dituduhkan.

Di tengah kesenangan di Abu Dhabi pula, mereka menghadapi permasalahannya masing-masing. Tapi dengan terus memegang nilai friendship, masalah dan ketakutan itu menjadi hikmah bagi langkah kehidupan yang bakal mereka tapaki berikutnya.

Charlotte tak lagi paranoid suaminya bakal selingkuh dengan baby sitter-nya, Erin, yang seksi. Selain ternyata Erin penyuka wanita, Charlotte pun makin teguh menikmati perannya sebagai ibu. Rasa letih, katanya, sebanding dengan kebahagiaan yang didapatnya dari dua bidadari kecilnya. Carrie dan suami semakin kuat ikatan cintanya di usia kedua pernikahan.

Sementara Samantha yang meski dikenal agresif, selalu mengutamakan nilai persahabatan. Ia bahkan berani menolak ajakan seorang pria seksi saat hang out bersama sahabatnya di bar. Menurutnya, pria banyak dan bukan masalah, karena kita (ia dan sahabatnya) adalah belahan jiwa. Dan Miranda, mencari tempat kerja yang mau mendengar “suara” alias ide-idenya, tanpa mempermasalahkan gender, bahwa suara itu datang dari wanita.

Sejak dibuat dalam serial, segala yang ditampilkan dalam film “Sex and The City” menjadi trendsetter wanita masa kini, termasuk fesyen. Keempat wanita representasi wanita modern ini tak henti-hentinya menyuguhkan gaun-gaun cantik karya desainer ternama.

Sabtu, 19 Juni 2010

KARATE KID


Dre Parker (Jaden Smith) adalah anak paling populer di Detroit hingga ia dan ibunya (Taraji P. Henson) pindah demi karir yang lebih menjanjikan. Di rumah baru mereka di Beijing, Parker menyukai murid bernama Mei Ying. Mereka mengalami kesulitan menjalin persahabatan karena perbedaan budaya dan Ayah Ying tidak menyukai hubungan mereka. Keadaan semakin rumit saat pimpinan gang terkenal, Cheng, mengincarnya

Dengan ancaman yang terus membayangi serta tidak ada tempat lain untuk berlindung hingga ia bertemu Mr Han (Jackie Chan). Mr. Han membuat kesepakatan dengan pimpinan gang bahwa jika mereka membiarkan Dre berlatih kung-fu, Dre akan menghadapi mereka di turnamen kung-fu. Merahasiakan gelar ahli kung-fu nya, Mr Han mengajarkan Dre teknik-teknik kuno tetapi efektif yang membuat Dre siap menghadapi Ayah Ying dan kelompok Cheng di turnamen bela diri


Jenis Film :
Drama/action
Produser :
Jerry Weintraub, Will Smith, Jada Pinkett Smith, James Lassiter
Produksi :
Columbia Pictures
Homepage : http://www.karatekid-themovie.com/
Rating LSF :
Remaja (teenage)
Durasi : 0

Cast & Crew
Pemain :
Jaden Smith
Jackie Chan
Taraji P. Henson
Tess Liu
Harry Van Gorkum
Sutradara :
Harald Zwart
Penulis :
Christopher Murphey

THE A-TEAM


Kolonel Hannibal Smith (Liam Neeson), ahli penyamaran memimpin kelompok untuk misi khusus yang memiliki kecepatan, keterampilan luar biasa untuk sebuah tim yang sangat eksentrik. Prajurit: Templeton "Face" Peck (Bradley Cooper), ia selalu mendapatkan apa yang ia mau; Baracas BA (Quinton "Rampage" Jaquemin), pengemudi berotot, dan HM "Howling Mad" Murdock (Sharlto Copley), seorang pilot berbakat dan bersertifikat yang berpura-pura menderita ghangguan jiwa. Pasukan khusus mantan tentara ini dijebak untuk kejahatan yang tidak mereka lakukan, diburu tanpa henti oleh Kapten Charise Sosa (Jessica Biel), wanita yang pernah menjadi kekasih Face

Jenis Film :
Action/comedy
Produser :
Ridley Scott, Tony Scott, Stephen J. Cannell
Produksi :
20th Century Fox
Homepage : http://www.ateam-movie.com/
Durasi : 0

Cast & Crew
Pemain :
Liam Neeson
Bradley Cooper
Quinton Jackson
Sharlto Copley
Jessica Biel
Patrick Wilson
Brian Bloom
Sutradara :
Joe Carnahan
Penulis :
Joe Carnahan
Brian Bloom
Skip Woods

Rabu, 09 Juni 2010

Merantau, Film Berlatar Belakang Budaya Minang




FILM Merantau banyak mendapat pujian, meski baru dirilis. Film berlatar belakang budaya Minangkabau ini mengangkat unwritten law culturenya masyarakat Minangkabau, bahwa seorang lelaki harus menjalani ritual perantauan untuk menemukan definisi eksistensi bagi dirinya, di mata keluarga dan masyarakat.

Tersebutlah Yuda (Iko Uwais) yang dengan modal ilmu Pencak Silat, memilih tahapan ini dan sialnya ia memilih Jakarta sebagai tempat mengadu nasib menjadi pengajar ilmu silat. Tetapi sesampainya di Jakarta, alih-alih menemukan alamat tujuan, dia justru menemukan masalah bersama kehadiran Adit (Yusuf Aulia), anak kecil yang mencoba mencopet dompetnya. Sementara kakaknya, Astri (Sisca Jessica), penari klub malam yang disiapkan menjadi korban illegal human trafficking.

Bermula pada ketidaktegaan melihat kesemena-menaan terhadap perempuan, Yuda mencoba melakukan aksi kecil untuk menyelamatkan Astri. Pada akhirnya melibatkan mereka dalam masalah yang lebih besar.

Film ini mengusung drama sekaligus aksi beladiri yang hebat. Lebih hebatnya lagi, menjadikan beladiri nasional pencak silat sebagai alirannya. Film ini diusung dengan visual effect yang berkualitas. Mulai dari jatuh dari ketinggian, muncratan darah yang masuk akal dan realtime bisa anda dapatkan di sini.

Film ini boleh saja dikategorikan sebagai film aksi, namun tetap memperhatikan kualitas seni sinematography, scoring, mixing dan lainnya seperti film Hollywood. In fact, film ini lebih bagus ketimbang 'Transporter'.***gita/int