Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Januari 2011

Malaysia Bayar Mahal Angeliq



Angeliq (Foto:Johan Sompotan/okezone)

JAKARTA - Angeliq alias Angel Lelga tak mau melewatkan momen tahun baru dengan berdiam diri di rumah. Di hari yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya itu, Angel mengisi acara di Malaysia.

"Aku baru pulang dari Kuala Lumpur semalam. Aku dua hari disana karena ada acara tahun baru untuk WNI disana dan aku nyanyi. Sudah tiga kali berturut-turut aku mengisi acara tahun baru di luar negeri. Tahun kemarin, aku ke Hong Kong menghibur TKI di sana," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (2/1/2011).

Mantan istri raja dangdut Rhoma Irama ini tak menampik, pilihannya mengambil acara di luar negeri karena dibayar lebih tinggi. Apalagi, kesempatan manggung di luar negeri sengaja dimanfaatkan untuk berlibur.

"Mungkin karena honornya, alasan aku ambil tawaran itu. Selama masih ada rezeki, ya aku ambil dulu. Hitung-hitung aku sekalian liburan. Habis kerja, baru aku jalan-jalan," tuturnya.

Untuk menikmati hasil kerja kerasnya di tahun lalu, bintang film Rintihan Kuntilanak Perawan ini ingin menikmati liburan ke Singapura dan Thailand.

"Rencananya pertengahan Januari aku mau keliling Singapura dan Thailand. Makanya kerja dulu sekarang, nabung buat belanja di luar negeri. Aku orangnya suka kerja keras. Makanya aku tidak putus asa dan alhamdulillah ada hasilnya," tandasnya. (ang)

Sabtu, 13 November 2010

Kla Project Konser dan Luncurkan Exxelentia





Bertambahnya usia grup band KLA Project tidak membuat para personelnya berhenti berkarir dan berkarya. Berangkat dari keprihatinan akan kondisi musik saat ini, Kla Project mencoba memberikan rasa baru pada album teranyarnya ke-10 berjudul "Exellentia".

"Konser tunggal terbesar ini sekaligus dibarengi dengan peluncuran album terbaru kami, yang mengemas kualitas musik berbeda," ujar Katon Bagaskara saat jumpa pers di Beyond Cafe, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat 12 November 2010.

Konser Kla Project yang akan digelar pada tanggal 26 November nanti, akan menghadirkan 20 lagu hits dan 5 lagu terbaru mereka. "Konser ini sekaligus sebagai ajang nostalgia. Tapi kami juga menyuguhkan lagu-lagu baru yang fresh, agar orang bisa melihat kualitas musik Kla Project," ucapnya.

Sebanyak 3.000 penonton direncanakan akan menjadi bagian penting dari konser bertajuk 'Exellentia' ini dengan harga undangan sebesar Rp 1,2 juta (Platinum), Rp 900 ribu (Gold), Rp 600 ribu (Silver) dan Rp 300 ribu (festival). Harga undangan tersebut sudah termasuk dibagikannya album baru Kla Project kepada seluruh penonton konser yang akan hadir saat itu.

"Konser ini akan mengajak para penonton untuk berdonasi pada korban bencana. Dari setiap tiket yang terjual, sebesar Rp 50.000 akan disumbangkan kepada para korban bencana di lereng Merapi.

Bagi Kla Project, konser ini memang istimewa. "Kami sadar konser dan album baru Kla Project telah lama ditunggu-tunggu. Itu sebabnya kami menggabungkan konser dan album baru agar penggemar kami bahagia," ujar Katon.
• VIVAnews

Rabu, 20 Oktober 2010

Lyla Rilis Album 'Lebih dari Bintang' November


Album 'Yang Tak Terlupakan' berhasil membuat Lyla dikenal di kancah musik. Setelah dua tahun berselang, mereka akan merilis album kedua bertajuk 'Lebih dari Bintang' November mendatang.

Rencananya akan ada 10 lagu yang dimuat album tersebut. Band asal Pekanbaru itu dibantu Noey, bassis band Java Jive sebagai produser.

"Bedanya album pertama kita kerja sendiri. Kalau sekarang kita banyak bekerja dengan Kang Noey selaku produser kita," ujar Naga, vokalis Lyla ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/10/2010).

Sebelum album dirilis, Lyla telah merilis single bertajuk 'Magic'. Lagu tersebut sudah mulai mengudara di radio sejak sepekan lalu. Lyla pun mulai kembali eksis mempromosikan lagu barunya di televisi.

"Lagu ini ceritanya bukan magic seperti arti harfiahnya. Tetapi seseorang lelaki yang mencintai perempuan. Saat perempuan itu melakukan hal-hal kecil itu sesuatu hal yang menakjubkan buat si lelaki," kisah pelantun hits 'Jantung Hati' itu.

Rabu, 13 Oktober 2010

Weezer Luncurkan Album Baru


Liputan6.com, Los Angeles: Band rock asal California, Weezer dikabarkan akan segera merilis album baru yang berjudul "Death To False Metal" pada akhir tahun ini. Album barunya ini berisi koleksi lagu-lagu lamanya yang belum pernah dirilis.
Rencananya album ini akan dirilis pada 1 November mendatang dan berisi 10 lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya selama 18 tahun terakhir sejak band ini terbentuk.

Sang vokalis, Rivers Cuomo mengatakan kepada NME.com bahwa koleksi lagu-lagu ini berisi lagu karya kami yang bagus yang sudah direkam, tetapi untuk beberapa alasan mereka tidak membuat final cut untuk dirilis. Sebelumnya, band pelantun "Island In The Sun" ini merilis album studionya yang kedelapan bertajuk "Hurley," hanya berjarak sebulan yang lalu pada September 2010. (contactmusic/ARI)

Kamis, 07 Oktober 2010

Samsons Syuting Video Klip "Percuma"


Liputan6.com, Bogor: Setelah cukup lama tidak terdengar di panggung musik tanah air, grup band Samsons akhirnya kembali menggarap video klip single mereka bertajuk Percuma, di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

"Lagu Percuma bercerita tentang cewek atau cowok yang merasa percuma dengan hubungannya. Mau putus nggak sanggup, tapi kalo tetap jadian juga nggak bisa. Maka di akhir ada lirik "biarkan waktu yang menjawab"," kata Bams seperti dikutip tayangan Status Selebritis, Rabu (6/10).

Bams memiliki alasan tersendiri kenapa memilih lokasi syuting di vila miliknya itu. "Di Puncak karena nggak ada tempat yang mempunyai konsep rumah gitu. Sudah hunting lokasi dan nggak pernah dapat pemandangan yang bagus," kata Bams.

Selasa, 05 Oktober 2010

Charly 'ST12' Berguru pada Ahmad Dhani




JAKARTA - Kesuksesan Charly Van Houten di dunia musik bersama bandnya ST 12 tak lain karena tekun berguru sama siapapun termasuk pada musisi sekaliber Ahmad Dhani.

Pentolan Dewa 19 itu memang berjasa mewarnai blantika musik Indonesia dengan karya-karya yang luar biasa. Wajar jika pelantun Puspa dan Aku Padamu ini menjadikan Dhani sebagai panutannya.

"Dhani itu guru dan semua orang di sekeliling aku itu guru. Memang aku banyak terinspirasi karya-karya yang bagus dari dia. Mas Dhani luar biasa, banyak aku mencontoh dari dia. Dia salah satu referensi dan berpengaruh dalam karyaku,” kata Charly.

Kini Charly membuat ‘kubu’ sendiri dengan menamakannya Pangeran Cinta, sebuah manajemen artis yang berada di bawah naungannya.

“Nggak banyak, ada 9 band. Contohnya Shinta dan Jojo, Charly's Angels dan lainnya. Itu-itu aja. Kita mencoba untuk belajar. Tidak ada salahnya bila aku ingin menjadi yang lebih baik lagi,” kata Charly ditemui di Dahsyat-RCTI, Senin (4/10/2010).

Kalau terlalu asyik membidani artis-artis baru gak bakal dikomplain tuh sama personel yang lain ?

"Sementara ini enggak, karena yg terpenting buat aku adalah ST 12. Selama ini enggak ada masalah. Mencoba untuk memanage yang terbaik aja. Semoga berjalan dengan selaras,” tandas Charly.

Sabtu, 28 Agustus 2010

Opick Berburu Penyanyi Religi


Meski nama Opick baru dikenal publik musik saat ia membawakan lagu-lagu religi namun sebenarnya pria asal Jember, Jawa Timur ini sudah mulai bermusik sejak lama. Dedikasinya pada dunia musik tak perlu lagi diragukan termasuk saat ia secara independen mencari kandidat baru penyanyi religi beberapa waktu yang lalu. Hasilnya, kini ia sudah punya 18 calon yang ia jaring di berbagai kota.

"Itu pemenangnya lagu Opick Festival kemarin. Ada yang dari Yogya, Bandung, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Jakarta, Bogor. Saya nyari penyanyi religi. Saya ingin ini jadi titik baru untuk mereka punya lagu religi," jawab Opick saat ditanya soal beberapa remaja yang mengenakan busana muslim saat ia ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk Jakarta, Kamis (26/08/10) kemarin.

Kabarnya, Opick menghabiskan waktu satu tahun sembilan bulan untuk menjaring kandidat penyanyi religi ini. "Agak panjang karena dibiayain sendiri. Saya harus cari uang dulu gitu," ujar Opick yang berharap lagu religi tak hanya muncul di bulan Ramadhan saja.

Opick juga sadar kalau, "Siklus masyarakat untuk mendengarkan musik rohani itu lebih kuatnya di bulan Ramadhan sampai dengan Idul Adha. Ini satu kendala sendiri sebenarnya." "Sebenernya saya pengen musik religi diapresiasi sama dengan musik pop," lanjut Opick yang berusaha menghindari nuansa padang pasir saat mencipta lagu religi. "Lagu religi itu dari isi syairnya terserah musiknya kayak apa," jelas Opick.

Sabtu, 31 Juli 2010

Asal Usul Keong Racun


Keong Racun tiba-tiba menyelip, lalu menggelegar di jagat hiburan tanah air. Lagu yang syarat dengan sindiran dan syair nakal ini jadi pembicaraan orang ramai di dunia maya. Sejumlah stasiun radio berulang kali memutar lagu itu.

Keong Racun bahkan sempat menempati posisi nomor satu trending topic di Twitter. Lagu yang meluncur dari Bandung itu bergantian menempati posisi puncak dengan Tony Hayward, yang mengundurkan diri dari perusahaan minyak raksasa British Petroleoum.

Jika Tony Hayward turun dari posisi puncak meninggalkan kemewahan dan gaji selangit, Keong Racun melaju di jalur berlawanan. Lagu ini mendaki ke puncak dari ruang tamu sebuah rumah kecil di gang sempit Bojongloa, Bandung, Jawa Barat.

Lagu yang dinyanyikan secara lipsync oleh dua remaja wanita ini, Shinta dan Jojo, diciptakan oleh Subur Tahroni. Di Bandung, Subur dikenal sebagai pencipta lagu yang produktif. Berusia 49 tahun, ia tinggal di sebuah rumah sempit berukuran 5 x 6 meter.

Rumah sederhana itu bersesakan dengan rumah-rumah kecil lain di Gang Siti Mariah, Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Bersama istrinya dan keempat anaknya, Subur sudah lama tinggal di situ.

Tinggal di kawasan yang padat, di tengah banyak orang yang susah, justru membuat daya cipta Subur Tahroni selalu menyala. Dia merekam begitu banyak ironi kehidupan. Salah satu lagunya yang tenar di Bandung adalah "Pacar Lima Langkah."

Lagu itu diinsipirasi oleh kehidupan asmara di gang sempit itu. Pacaran dengan tetangga, begitu lirik lagu Subur, sungguh beruntung. Hemat dalam segala hal. Coba saja simak syairnya.

Pacarku memang dekat
Lima langkah dari rumah
Tak perlu kirim surat
SMS juga gak usah

Kalo rindu bertemu
Tinggal ngomong depan pintu
Tangan tinggal melambai
Sambil bilang helo sayang

Lagu Keong Racun juga diinspirasi dari kehidupan orang-orang di sekitar Subur. Anak Subur bernama Bayu Eka Prasetya mengisahkan lagu itu digubah sang ayah pada tahun 2008, diilhami oleh kawannya yang seorang playboy tulen alias doyan gonta-ganti pacar.

"Saya tanya ke Bapak soal lagu ini, kata Bapak lagu ini cerita tentang temannya yang suka main cewek, playboy," kata Bayu kepada VIVAnews.com. Dia menambahkan, ayahnya makin dikenal masyarakat sejak lagu Keong Racun berkumandang di mana-mana.

Saat VIVAnews.com bertandang ke rumah itu, Kamis, 29 Juli 2010, Subur sedang tidak di rumah. Sudah dua hari dia tidak pulang. Menurut Bayu, ayahnya hanya bilang ingin menenangkan diri dahulu ke luar kota. "Mungkin sedang mencari inspirasi," ungkapnya.

Bayu beserta ibunya Yeti Wartini (49) mengaku senang lagu ciptaan Subur bisa terkenal di seluruh negeri setelah dinyanyikan secara lipsync oleh Shinta dan Jojo. Menurut Bayu, ayahnya yang seniman tidak mempermasalahkan lagunya dinyanyikan oleh orang lain.

Selain Keong Racun, Buy Akur--begitu Subur biasa disapa--telah menciptakan ratusan lagu dari berbagai genre, seperti rock, pop, dan dangdut.

Bayu mengisahkan suatu hari Lisa, penyanyi yang pertama kali mendendangkan lagu Keong Racun, pernah datang ke rumahnya bersama Charlie - ST12. Mereka berniat membeli hak cipta lagu itu.

Bayu tak tahu berapa lagu-lagu ciptaan Buy selama ini dihargai. "Sudah profesi Bapak untuk menciptakan lagu, saya tidak tahu harga satu lagu berapa," kata Bayu.

Inilah syair Keong Racun yang sedang meledak di blantika musik nasional itu:

Dasar kau keong racun
Baru kenal eh ngajak tidur
Ngomong nggak sopan santun
Kau anggap aku ayam kampung
Kau rayu diriku
Kau goda diriku
Kau colek diriku
Eh, ku takut sekali
Tanpa basa basi kau ngajak happy happy
Eh, kau tak tahu malu
Tanpa basa basi kau ngajak happy happy

Mulut kumat kemot
Matanya melotot
Lihat body semok
Pikiranmu jorok
Mentang-mentang kau kaya
Aku dianggap jablay
Dasar koboy kucai
Ngajak check-in dan santai
Sorry sorry sorry, Jack
Jangan remehkan aku
Sorry sorry sorry, Bang
Ku bukan cewek murahan

Rabu, 30 Juni 2010

DRIVE live perform @ Bottom Line Nagoya Japan


Sabtu, 22 Mei 2010 DRIVE mengukir satu sejarah baru untuk dunia musik Indonesia. Band yang terpilih menjadi band yang tampil di event ‘Indonesian Music Move In Japan 2010′ ini tampil prima dan memberikan performance yang entertaining di hadapan masyarakat Jepang yang ada di Nagoya.

Membawakan beberapa lagu hits dari album pertama (Esok Lebih Baik), kedua (Kita Untuk Selamanya), dan album ketiga yang baru saja rilis di pasaran (Bintang Yang B3rsinar). DRIVE selalu menampilkan performa terbaik dan identitas panggungnya dalam menghibur para pendengar musik.

‘Kita senang sekali berada disini dan berharap nanti bisa kembali kesini lagi’ ungkap Adi sang drummer ketika ditanya mengenai event ini.

Terima kasih untuk Kazokukai Team, Independent Network Indonesia dan Kedubes Indonesia yang berada di Jepang, Bottom Line Nagoya serta para pendengar dan penikmat musik DRIVE yang berada disana.

Selasa, 08 Juni 2010

Terjun Menyanyi, Intan Nuraini Diprotes Fans


Intan Nuraini mengaku mendapatkan protes dari fansnya karena sibuk bernyanyi dan tidak muncul lagi di layar kaca, dalam sinetron.

“Paling mah sering di twitter ditanyain ‘Intan mana sinetron barunya?’. Mereka kangen. Tapi aku kan gak benar-benar hilang dari entertaint, aku berkarya dengan hal lain. Kalau aku bilang, aku kan nggak bisa dilihat di off air,” katanya setelah tampil di acara Dahsyat, Selasa (8/6/2010).

Intan sendiri mengaku dilemma, antara karir di dunia menyanyi atapun menerima tawaran sinetron.

“Manusia gak bisa milih dua-duanya. Kalau sekarang sinetron kan syuting terus dan mengikat. Gak kayak jaman aku seperti satu minggu sekali. Jadi aku paling ikut FTV,” katanya.

Saat ini, Intan mengaku sudah menyiapkan empat lagu dan sebuah singe yang sedang gencar dia promosikan judulnya ‘Seperti Coklat’. Hingga kini, dia belum tahu sudah berapa banyak RBT lagu tersebut terjual di masyarakat.

“Belum tahu laporan jelasnya dari label, manajemen aku. Mungkin karena masih baru, masih enam bulan. Entar akhir tahun aku tanya,” katanya.

Meski pun dari empat lagu tidak ada yang ciptaan Intan, tapi dia mengaku ide dasar dari lagu tersebut berasal dari dirinya. “Ide awal sebetulnya dari aku. Membuat lagu yang unik dan mengandaikan cinta itu seperti apa. Ada yang lucu, manis, pahit, dan menceritakan ide aku ke Mas fasa. Dan produser mempercayakan ke Mas Fasa,” jelasnya.

Dia mencontohkan single pertamanya berjudul ‘Gubrak’, dia menginginkan setiap penampilannya muncul lagu baru yang ceria. “Karena di sinetron sudah melow dan sedih,” ujarnya.

Meski sudah memiliki single dan beberapa lagu, Intan mengaku belum memikirkan untuk melakukan konser di luar negeri seperti yang dilakukan Rosa.

“Setiap penyanyi ada keinginan seperti itu. Itu prosesnya sangat panjang, nggak gampang, banyak liku-likunya, apalagi aku dari pemain sinetron yang bayak dibilang inilah itulah. Untuk mencapai jadi penyanyi butuh kerja keras. Dengan aku fokus orang-orang bisa mengakui. Mengukuhkan itu dulu, baru konser,” pungkasnya. (uky)

Minggu, 30 Mei 2010

Pemenang SCTV Music Awards 2010

Pemenang SCTV Music Awards 2010 - Pergelaran SCTV Music Awards 2010 yang dilaksanakan pada, Kamis (27/5/10) di Jakarta Convention Center. Acara ini dibuka oleh Band Wali dengan membawakan lagu berjudul Yank. Usai Wali, band kedua yang ikut tampil adalah Ungu dengan lagu Cinta Gila.

SCTV Music Awards diberikan kepada musisi-musisi Indonesia berdasarkan jajak pendapat melalui pesan singkat atau SMS sejak 23 Maret hingga 3 Mei 2010. Sederet penyanyi dan band papan atas memeriahkan acara ini, antara lain The Virgin, Goliath, Armada, hingga Dewi Persik dan Ahmad Dhani.

Berikut ini adalah daftar pemenang SCTV Music Awards 2010 yang diperoleh blog Karo Cyber dari situs Yahoo Indonesia.

- Album Pendatang Baru Duo/Grup: The Virgin
- Pemain Drum Favorit: Posan Kotak
- Album Pendatang Baru Solo: Ridho Rhoma
- Pemain Keyboard Favorit: Kevin Vierra
- Album Solo Wanita Favorit: Rossa
- Pemain Bass Favorit: Dennis Lyla
- RBT Terlaris: Wali Band
- Album Solo Pria Favorit: Afgan Syah Reza.

Bassis Slipknot Ditemukan Meninggal

Bassis band Heavy Metal Slipknot, Paul Gray ditemukan meninggal di sebuah kamar hotel di Iowa.

Seperti dilansir contactmusic.com, musisi berumur 38 tahun ini ditemukan petugas hotel di TownePlace Suites di Urbandale, Iowa, AS, Senin (24/5) pagi.

Sejauh ini belum ada kabar mengenai penyebab kematian Gray. Polisi masih melakukan investigasi, tes toxicology dan juga otopsi yang akan dijadwalkan selasa (25/5) ini.

Basis yang biasa dijuluki ‘#2’ atau “The Pig” ini telah bergabung dengan Slipknot sejak 1995.

Astaga

Victory Band - Eksis dengan Musik Jazz Fusion

Bermula dari seringnya nongkrong di kantin sekolah plus kesamaan hobi yang sama. Lahirlah sebuah grup band yang bernama Victory Band. Awalnya, ide untuk membuat grup band ini muncul dari Hendra dan Beni. Karena hanya berdua, akhirnya mereka pun sepakat mencari personilnya lainnya.

Tak susah untuk mencarinya. Keduanya berhasil menggaet Saidi (Bassis), Agus (keyboard) dan David Pasaribu (Vokalis) yang juga sahabat mereka di sekolah.


Tepat tanggal 12 Agustus 2009, grup band ini pun akhirnya berdiri."Tapi, awalnya sih bernama Lovidory Band. Bukan Victory band seperti sekarang ini," ungkap Beni saat ditemui Global di sela-sela acara Semarak HUT ke-4 Harian Global di Pelataran Deli Plaza Medan akhir pekan lalu.


Seiring dengan berjalannya waktu, grup band yang berasal dari SMK N 11 Medan ini mulai menemukan sedikit masalah. Terutama keeksisan para personilnya. Hingga sekarang ini, sudah banyak perubahan yang terjadi pada Victory, terutama pada vokalisnya.


"Kebetulan, David usianya lebih tua dari kami dan ia memutuskan untuk mundur dari band. Sebagai vokalis pengganti, masuklah Bonita dalam grup band ini," ujar Beni seraya menambahkan jika Victory sudah memiliki satu lagu andalan berjudul "Kaulah Bintang".


Tak hanya nama, genre musik Victori pun berubah. Yang awalnya mengusung genre musik Funky berubah menjadi Jazz Fusion. "Alasannya sih, karena kita sudah bosan juga ngambil musik rock. Setelah kesepatakan bersama antara para personil, disepakatilah kalau grup band ini mengusung aliran jazz," papar Beni.


Bagi para personil Victory, aliran jazz membawa warna baru dalam grup bandnya. Setiap lagu yang mereka bawakan memiliki ciri dan perbedaan sendiri dibandingkan dengan band lainnya. "Apalagi genre musik seperti ini bisa dibilang musik elit. Dan kami semua menikmatinya," tambah Beni.


Pada November 2009, pergantian personil kembali terjadi, kali ini sang vokalis, Bonita diganti oleh Rina. "Karena saat itu, Bonita sibuk bolak-balik Medan-Jakarta. Jadi kalau Bonita pergi kami kelimpungan, akhirnya kami mencari vokalis baru lagi,"bilang mereka lagi.


Berbagai festival musik telah mereka ikuti. Banyak penghargaan yang telah diraih oleh Victory Band. Sebut saja Juara I pada event Bank Sumut, festival Honda Beat, Pertamina, event di Batang Kuis, Lapangan Merdeka dan juga Pekan Raya Sumatera Utara. Dan yang terbaru berhasil menyabet Juara I di acara Semarak HUT Global ke-4.


Band yang selalu menghabiskan hari-harinya dengan latihan di rumah Rina ini berharap, dengan aliran musik yang mereka anut sekarang, Victory Band bisa tetap eksis di belantika musik tanah air. "Seperti kebanyakan grup band lain. Kami juga ingin bisa terus eksis, dan target kami adalah musik tanah air," pungkas Beni yang diamini personil lainnya